Surakarta — Rutan Kelas I Surakarta menjadi tuan rumah pelaksanaan Entry Meeting Reviu atas Barang Milik Negara (BMN) Terindikasi Idle pada Satuan Kerja Lapas/Rutan di wilayah Solo Raya, yang berlangsung di Aula Baharudin Lopa Rutan Surakarta, Selasa (15/09).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan empat satuan kerja, yakni Lapas Kelas IIA Sragen, Lapas Kelas IIB Wonogiri, Rutan Kelas I Surakarta, dan Rutan Kelas IIB Boyolali. Entry meeting diawali dengan sambutan Kepala Rutan Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan yang menyampaikan apresiasi serta menyambut baik pelaksanaan kegiatan reviu sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan optimalisasi pengelolaan BMN.
Selanjutnya, Auditor Ahli Madya selaku Pengendali Teknis Tim Reviu, Nur Sofiyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari monitoring dan pendataan terhadap aset yang terindikasi idle. Reviu diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi dan pemanfaatan BMN, sehingga aset yang terindikasi idle dapat ditindaklanjuti dan dimanfaatkan secara optimal sesuai ketentuan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan BMN pada satuan kerja Pemasyarakatan di wilayah Solo Raya semakin tertib, efektif, dan akuntabel serta mampu mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.
(Red)











